Rabu, 19 Mei 2010

penyebab siswa siswa gagal ujian

Kalau dilihat dari logika ini, sebenarnya bukan salah sang siswa bila ia tidak lulus ujian, belajar pun tidak sempat...
Tahukah Anda, setahun itu hanya terdapat 365 hari? yang kita tahu sebagai tahun akademik siswa... Mari kita hitung!

Hari Minggu: 52 hari dalam setahun, Anda pasti tahu kalau hari minggu adalah untuk istirahat. Hari tersisa tinggal 313.

Hari Libur (Nasional maupun Internasional): Tak kurang dari 13 hari Libur setahun.
Hari tersisa tinggal 300.

Liburan sekolah: Jelas semua siswa akan berlibur dan tidak akan belajar biasanya sekitar 2 bulan lebih, anggaplah sekitar 60 hari.
Hari tersisa tinggal 240.

TIDUR 8 Jam sehari untuk kesehatan: berarti 120 hari terpakai.
Hari tersisa tinggal 120.

Tentu kita beribadah kan? paling tidak 1-2 jam kita beribadah, kita alokasikan 25 hari dalam setahun.
Hari tersisa tinggal 95.

BERMAIN yang juga baik untuk kesegaran dan kesehatan, paling tidak memerlukan 1 jam sehari. Terpakai lagi 15 hari.
Hari tersisa tinggal 80.

MAKAN! paling tidak selama satu hari kita habiskan 2 jam untuk makan/minum (makan pagi, siang, sore), hilang lagi 30 hari.
Hari tersisa tinggal 50.

Jangan lupakan, Manusia adalah makhluk sosial, butuh berinteraksi dengan orang lain, kita ambil 1 jam perhari untuk berbicara. 15 jam terpakai lagi,
Hari tersisa tinggal 35.

Kita pun bisa sakit: paling tidak 5 hari dalam setahun, sudah cukup mewakili.
Hari tersisa tinggal 30.

Ujian itu sendiri biasanya dilaksanakan selama 2 minggu per semester berarti, 24 hari sudah teralokasi untuk ujian.
Hari tersisa tinggal 6.

Nonton dan jalan-jalan paling tidak 5 hari dalam setahun.
Hari tersisa tinggal 1 hari.

Satu hari yang sisa itu kan HARI ULANG TAHUN !
"Masa" belajar sih?

PRIKITIW buat PRAKATA

Halo...halo...halo

apa kabar nih semuanya



Pada kenal Sule belum ? Itutuh yang ada prikitiwnya hehe
}-: "mang napa?"
}-: "ya kagak aje, cuman nanya mas."

Ya Udah ...
Hmm...kembali ke laptop...


Kenapa jadi berjudul humor motivasi ? Bukannya humor menggelitik atau mengocok perut. Yaa, karena humor atau guyonan, jika kita mampu meneliti lebih dalam lagi akalu perlu sedalam-dalamnya, hampir setiap humor mengandung maksud-maksud tertentu, bukan hanya guyonan tak bermakna. Tak jarang dalam sebuah humor terdapat nasihat-nasihat yang bermanfaat. Bahkan salah satu presiden Indonesia, alm Bapak Abdurrahman Wahid menjadikan sebuah guyonan sebagai nasihat maupun alat pemacu semangat bagi orang lain.

Untuk itulah saya membuat blog ini agar mampu memberikan humor dan guyonan yang tak hanya membuang-bang tenaga dan menyakiti perut, namun juga terkandung makna yang dalam berupa nasihat dan motivasi.

Untuk teman-teman semua saya memohonkan maaf apabila nantinya ada kesalahan yang tak disengaja maupun disengaja di dalam blog ini nantinya.

Oh ya, humor dan guyonan yang ada di blog ini bukan buatanku sendiri lho, tapi disadur dari beberapa buku maupun website lainnya.
Salam hangat buat semuanya.